" WELCOME "
" SELAMAT DATANG "


Tampilkan postingan dengan label kata bijak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kata bijak. Tampilkan semua postingan

Jumat, 26 Februari 2010

Rahasia Umur


Rahasia Umur Sapi, Monyet,Anjing ‘n Manusia
Di awal zaman, Tuhan menciptakan seekor sapi.
Tuhan berkata kepada sang sapi
“Hari ini kuciptakan kau Sebagai sapi engkau harus pergi ke padang rumput.
Kau harus bekerja dibawah terik matahari sepanjang hari. Kutetapkan umurmu sekitar 50 tahun”.
Sang Sapi keberatan, “Kehidupanku akan
sangat berat selama 50 tahun.
Kiranya 20 tahun cukuplah buatku.
Kukembalikan kepada Mu yang 30 tahun.”
Maka setujulah Tuhan.
Di hari kedua, Tuhan menciptakan monyet.
“Hai monyet, hiburlah manusia. Aku berikan kau umur 20 tahun!”
Sang monyet menjawab: “What? Menghibur mereka dan membuat mereka tertawa? 10 tahun cukuplah. Kukembalikan 10 tahun pada Mu”
Maka setujulah Tuhan.
Di hari ketiga, Tuhan menciptakan anjing.
“Apa yang harus kau lakukan adalah menjaga pintu rumah majikanmu. Setiap orang mendekat kau harus menggonggongnya. Untuk itu kuberikan hidupmu selama 20 tahun..”
Sang anjing menolak,
“Menjaga pintu sepanjang hari selama 20 tahun ? No way..! Kukembalikan 10 tahun pada Mu” Maka setujulah Tuhan.
Di hari keempat, Tuhan menciptakan manusia.
Sabda Tuhan :
“Tugasmu adalah makan, tidur dan bersenang-senang. Inilah kehidupan. Kau akan menikmatinya. Akan kuberikan engkau umur sepanjang 25 tahun!”
Sang manusia keberatan, katanya
“Menikmati kehidupan selama 25 tahun? Itu terlalu pendek Tuhan.”
Let’s make a deal. [jaman dulu udah ada bahasa inggris ya =)) )
Karena sapi mengembalikan 30 tahun usianya, lalu anjing mengembalikan 10 tahun, dan monyet mengembalikan 10 tahun usianya pada Mu, berikanlah semuanya itu padaku. Semua itu akan menambah masa hidupku menjadi 75 tahun. Setuju ?”
Maka setujulah Tuhan.
AKIBATNYA… ……… ……… ……….
Pada 25 tahun pertama kehidupan sebagai manusia dijalankan kita makan, tidur dan bersenang-senang.
30 tahun berikutnya menjalankan kehidupan layaknya seekor sapi kita harus bekerja keras sepanjang hari untuk menopang keluarga kita.
10 tahun kemudian kita menghibur dan membuat cucu kita tertawa dengan berperan sebagai monyet yang menghibur.
Dan 10 tahun berikutnya kita tinggal dirumah, duduk didepan pintu dan menggonggong kepada orang yang lewat : Uhuk, uhuk (batuk)…
“Eh, Ntong, mo kemane lo?”
Hahahahahaa. …

Kamis, 25 Februari 2010

Sabar

SABAR ADALAH KATA YANG INDAH

Pernah ada anak lelaki dengan watak buruk. Ayahnya memberi dia sekantung penuh paku, dan menyuruh memaku satu batang paku di pagar pekarangan setiap kali dia kehilangan kesabarannya atau berselisih paham dengan orang lain.

Hari pertama dia memaku 37 batang di pagar. Pada minggu-minggu berikutnya dia belajar untuk menahan diri, dan jumlah paku yang dipakainya berkurang dari hari ke hari.

Dia mendapatkan bahwa lebih gampang menahan diri daripada memaku di pagar.

Akhirnya tiba hari ketika dia tidak perlu lagi memaku sebatang paku pun dan dengan gembira disampaikannya hal itu kepada ayahnya. Ayahnya kemudian menyuruhnya mencabut sebatang paku dari pagar setiap hari bila dia berhasil menahan diri/bersabar.

Hari-hari berlalu dan akhirnya tiba harinya dia bisa menyampaikan kepada ayahnya bahwa semua paku sudah tercabut dari pagar. Sang ayah membawa anaknya ke pagar dan berkata:

”Anakku, kamu sudah berlaku baik, tetapi coba lihat betapa banyak lubang yang ada di pagar.”

Pagar ini tidak akan kembali seperti semula. Kalau kamu berselisih paham atau bertengkar dengan orang lain, hal itu selalu meninggalkan luka seperti pada pagar.

Kau bisa menusukkan pisau di punggung orang dan mencabutnya kembali, tetapi akan meninggalkan luka. Tak peduli berapa kali kau meminta maaf/menyesal, lukanya tinggal.

Luka melalui ucapan sama perihnya seperti luka fisik.

Kawan-kawan adalah perhiasan yang langka. Mereka membuatmu tertawa dan memberimu semangat.

Mereka bersedia mendengarkan jika itu kau perlukan, mereka menunjang dan membuka hatimu.

Tunjukkanlah kepada teman-temanmu betapa kau menyukai mereka.

Kirim Pesan ini kepada mereka yang kau anggap teman, walaupun berarti kau mengembalikannya kepada yang mengirimnya kepadamu.

Bila pesan ini kembali padamu, itu berarti bahwa kau mempunyai lingkaran teman.

Beberapa baris untuk direnungkan…

Jika kau menerima pesan ini, ketahuilah bahwa ada orang yang bermaksud baik padamu dan bahwa dari dirimu ada juga orang yang kau kasihi. Jika kau terlalu sibuk untuk menyisihkan beberapa menit untuk meneruskan ini kepada orang lain dan berpikir:

”Saya akan melakukannya beberapa hari yang akan datang”, lupakan saja,

karena mungkin kau tidak akan pernah melakukannya.

Tantra ini datang dari bagian Utara India.

Entah kau percaya tahyul atau tidak…..

sisihkanlah beberapa menit untuk membaca ini. Ada beberapa pesan yang baik untuk jiwa kita.

Berilah kepada orang lebih dari yang mereka harapkan, dan lakukan secara bijaksana.

Yakinlah pada dirimu ketika berkata: ”Aku mencintaimu.”

Jika kau berkata: “Aku menyesal,” tataplah mata lawan bicaramu.

Jangan permainkan harapan orang lain.

Mungkin kau bisa tersinggung, tetapi itulah satu-satunya cara untuk menjalani hidupmu.

Jangan adili orang lain, tetapi adili dirimu secara kritis.

Bicaralah pelan, tetapi cepat dalam berpikir.

Jika kau ditanya sesuatu yang tak ingin kau jawab, senyumlah, dan tanya: ”Mengapa kamu mau tahu?”

Ingatlah bahwa kasih yang paling indah dan sukses yang terbesar mengandung banyak risiko.

Jika kau kalah,

jangan lupakan pelajaran dibalik kekalahan itu.

Hargai dirimu.

Hargai orang lain.

Bertanggung jawablah atas tindakanmu.

Jangan biarkan selisih paham merusak indahnya persahabatan.

Tersenyumlah ketika menjawab Telpon, orang yang menelponmu akan mendengarnya dari suaramu.

Baca yang tersirat.

Bila kau tidak mendapatkan apa yang kau inginkan, mungkin saja itu keberuntunganmu